jualanesteh

Just another WordPress.com site

Perhitungan ROI jualan es teh (2).

Posted by esa1969 pada 20/06/2011

Seperti yang saya janjikan, inilah cara menghitung ROI jualan es teh ala esa1969. Cara perhitungan ini didapat berdasar pengalaman saya mengelola jualan es teh(poci) yang sampai saat ini jalan tahun ketiga. Perhitungan ini lebih simpel, cepat, dan insyaallah akurat.

  1. Tentukan harga jual. Saat ini rata rata standar harga es teh poci adalah Rp. 2.500,-.
    Dari harga Rp. 2.500,- ini pecahlah menjadi beberapa komponen produk. yuk kita pecah :
    Rp. 500,- untuk kemasan ( cup + seal ).
    Rp. 500,- untuk racikan (teh, gula, air, dan es ).
    Rp. 700,- untuk karyawan.
    Rp. 300,- untuk sewa tempat ( termasuk listrik )
    jumlah : Rp. 2000,-
  2. Nah, sisa Rp. 500,- adalah untung kita !
  3. Berdasar pengalaman , dalam satu bulan penjualan minimal dimana kita masih bisa survive jualan es teh adalah 1000 cup ( 1 duz ).
    Itu berarti laba kita adalah Rp. 500.000,-.
  4. Perhitungan ROI saya agak lain. Saya tidak menghitung modal awal Rp. 5jt, tapi sekurang kurangnya Rp. 6.000.000,- . Kenapa ? Karena kalo kita hitung Rp. 5jt, artinya anda cuma mengitung pembelian franchise dan alat standar saja. anda belum menghitung beli cup, sealer, teh, gula, dll.
    Walhasil ROI anda adalah : Rp. 6.000.000,- dibagi 500.000,- = 12 bulan !

    Anda jangan terlalu pesimis dulu dengan cara saya menghitung ROI diatas. Kecepatan kembali modal ditentukan oleh besarnya penjualan cup teh dalam sebulan. Bila rata rata dalam sebulan anda sanggup menjual dalam kisaran 2000 cup, ya ROI anda 6 bulan. kalo sanggup menjual 4000, emang cuma 3 bulan.

Iklan

Sorry, the comment form is closed at this time.

 
%d blogger menyukai ini: